PHK Karena Efesiensi

PHK Karena Efisiensi.

Menyadur pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 19/PUU-IX/2011, bahwa poin pentingnya :

  1. PHK PHK merupakan pilihan terakhir sebagai upaya untuk melakukan efisiensi perusahaan setelah sebelumnya dilakukan upaya – upaya yang lain dalam rangka efisiensi tersebut. Berdasarkan hal tersebut, menurut Mahkamah, perusahaan tidak dapat melakukan PHK sebelum menempuh upaya-upaya sebagai berikut:

(a) mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat atas, misalnya tingkat manajer dan direktur;

(b) mengurangi shift;

(c) membatasi/menghapuskan kerja lembur;

(d) mengurangi jam kerja;

(e) mengurangi hari kerja;

(f) meliburkan atau merumahkan pekerja/buruh secara bergilir untuk sementara waktu;

(g) tidak atau memperpanjang kontrak bagi pekerja yang sudah habis masa kontraknya;

(h) memberikan pensiun bagi yang sudah memenuhi syarat.

2.  Mahkamah perlu menghilangkan ketidakpastian hukum yang terkandung dalam norma Pasal 164 ayat (3) UU 13/2003 guna menegakkan keadilan dengan menentukan bahwa frasa “perusahaan tutup” dalam Pasal 164 ayat (3) UU 13/2003 tetap constitutional sepanjang dimaknai “perusahaan tutup permanen atau perusahaan tutup tidak untuk sementara waktu”. Dengan kata lain frasa “perusahaan tutup” tersebut adalah bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai “perusahaan tutup permanen atau perusahaan tutup tidak untuk sementara waktu”;

Note :

Rujukan Sumber : Putusan Mahkamah Agung Nomor 19/PUU-IX/2011,

terima kasih.

Tentang amir.hamzah

seorang suami yang mencintai anak dan istrinya.
Pos ini dipublikasikan di HRD dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s