5W+1H

5W+1H
1. WHAT [APA].

Kata tanya yang pertama dari rumus ini adalah Apa. Kata tanya ini berisi pertanyaan mengenai permasalahan atau hal yang terjadi pada suatu peristiwa.

Contoh :

Apa yang sebenarnya terjadi?

Apa yang sedang dilakukan olehnya?

Apa yang dibawa oleh si pelaku ?

Apa yang digunakan oleh si pelaku?

Apa yang menyebabkan kejadian itu terjadi?

Apa yang didapatkan olehnya?

Apa permasalahannya?

Apa yang dikatakan olehnya?

Apa yang akan dilakukan olehnya?

Apa pandangan orang lain mengenai peristiwa itu?

2. WHY [MENGAPA]

Kata tanya mengapa mengandung pertanyaan-pertanyaan mengenai alasan atau motivasi terjadinya sebuah peristiwa.

Contoh:

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Mengapa dia melakukan itu?

Mengapa tidak ada yang mengetahui peristiwa itu?

Mengapa dia pergi ke tempat itu?

Mengapa hal itu bisa menjadi pemicu masalah ini?

Mengapa dia mengatakan seperti itu?

Mengapa dia memilih untuk melakukan perbuatan itu?

Mengapa peristiwa itu menjadi sangat heboh?

Mengapa dia tidak melakukan apa yang diperintahkannya?

Mengapa hari itu sangat mencekam?

 

3. WHO [SIAPA]

Kata tanya Siapa mengandung pertanyaan-pertanyaan mengenai pelaku atau orang lain dari sebuah peristiwa yang terjadi.

Contoh :

Siapa yang melakukan perbuatan itu?

Siapa yang menjadi korban dari perbuatan itu?

Siapa yang merasa dirugikan olehnya?

Siapa yang menyuruhnya melakukan perbuatan itu?

Siapa yang menemani dia melakukan perbuatan itu?

Siapa yang terlibat di dalam peristiwa itu?

Siapa yang memberinya alat itu?

Siapa yang tidak mengetahui berita itu?

Siapa yang mengatakan hal itu semua?

Siapa yang datang untuk menyelamatkan mereka?

4. WHEN [KAPAN]

Kata tanya Siapa berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai waktu terjadinya peristiwa, berita atau cerita yang terjadi.

Contoh:

Kapan peristiwa itu terjadi?

Kapan dia melakukan perbuatan itu?

Kapan peristiwa itu mulai terkuak di depan umum?

Kapan dia datang ke tempat itu?

Kapan dia tiba di lokasi kejadian?

Kapan dia bertemu dengan si korban?

Kapan dia menyelesaikan perbuatannya?

Kapan si korban ditemukan?

Kapan dia kembali ke rumahnya?

Kapan dia memanggil teman-temannya?

Kapan peristiwa itu dituntaskan?

 

5. WHERE [DI MANA]

Kata tanya di mana mengandung pertanyaan-pertanyaan mengenai tempat atau lokasi sebuah peristiwa terjadi.

 

Contoh :

Di mana peristiwa itu terjadi?

Di mana berita itu dimuat?

Di mana dia bertemu dengan korbannya?

Di mana dia menyimpan barangnya?

Di mana dia bersembunyi?

Di mana dia tertangkap?

Di mana keberadaan si pelaku saat ini?

Di mana dia ketika kejadian itu berlangsung?

Di mana permasalahan itu pertama kali muncul?

 

6. HOW [ BAGAIMANA]. 

Kata tanya bagaimana berisi pertanyaan-pertanyaan yang mengandung cara atau proses berlangsungnya suatu peristiwa.

 

Contoh:

Bagaimana peristiwa itu bisa terjadi?

Bagaimana dia melakukan perbuatan itu?

Bagaimana dia bertemu dengannya pertama kali?

Bagaimana reaksi dirinya ketika diberikan pertanyaan itu?

Bagaimana cara memecahkan masalah ini?

Bagaimana pendapat masyarakat tentang masalah ini?

Bagaimana caranya mengungkapkan peristiwa itu?

Bagaimana kisah dirinya?

Bagaimana dia menyelesaikan semua pekerjaannya?

Bagaimana caranya berita itu bisa terungkap?

Asas-asas yang perlu diperhatikan dalam membuat perjanjian / kontrak.

Dalam membuat kontrak apapun judulnya, asas – asas ini harus diperhatikan :

1. Asas kebebasan berkontrak

Dalam Pasal 1338 ayat 1 BW menegaskan “semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya.”

Asas kebebasan berkontrak adalah suatu asas yang memberikan kebebasan kepada pihak untuk membuat atau tidak membuat perjanjian, mengadakan perjanjian dengan siapapun, menentukan isi perjanjian/ pelaksanaan dan persyaratannya, menentukan bentuknya perjanjian yaitu tertulis atau lisan.

Asas kebebasan berkontrak merupakan sifat atau ciri khas dari Buku III BW, yang hanya mengatur para pihak, sehingga para pihak dapat saja mengenyampingkannya, kecuali terhadap pasal-pasal tertentu yang sifatnya memaksa.

2. Asas konsensualisme

Asas konsensualisme dapat disimpulkan melalui Pasal 1320 ayat 1 BW. Bahwa salah satu syarat sahnya perjanjian adalah adanya kesepakatan kedua belah pihak. Dengan adanya kesepakatan oleh para pihak, jelas melahirkan hak dan kewajiban bagi mereka atau biasa juga disebut bahwa kontrak tersebut telah bersifat obligatoir yakni melahirkan kewajiban bagi para pihak untuk memenuhi kontrak tersebut.

3. Asas pacta sunt servanda

Asas pacta sunt servanda atau disebut juga sebagai asas kepastian hukum, berkaitan dengan akibat perjanjian. Asas pacta sunt servanda merupakan asas bahwa hakim atau pihak ketiga harus menghormati substansi kontrak yang dibuat oleh para pihak, sebagaimana layaknya sebuah undang-undang, mereka tidak boleh melakukan intervensi terhadap substansi kontrak yang dibuat oleh para pihak.

Asas pacta sunt servanda didasarkan pada Pasal 1338 ayat 1 BW yang menegaskan “perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang.”

4. Asas iktikad baik (geode trouw)

Ketentuan tentang asas iktikad baik diatur dalam  Pasal 1338 ayat 3 BW yang menegaskan “perjanjian harus dilaksanakan dengan iktikad baik.”

Asas iktikad baik merupakan asas bahwa para pihak, yaitu pihak Kreditur dan Debitur harus melaksanakan substansi kontrak berdasarkan kepercayaan atau keyakinan yang teguh atau kemauan baik dari para pihak.

Asas iktikad baik terbagi menjadi dua macam, yakni iktikad baik nisbi dan iktikad baik mutlak. Iktikad baik nisbi adalah orang memperhatikan sikap dan tingkah laku yang nyata dari subjek. Sedangkan iktikad mutlak, penilaiannya terletak pada akal sehat dan keadilan, dibuat ukuran yang objektif untuk menilai keadaan (penilaian tidak memihak) menurut norma-norma yang objektif.

5. Asas kepribadian / Personality.

Asas kepribadian merupakan asas yang menentukan bahwa seorang yang akan melakukan kontrak hanya untuk kepentingan perorangan. Hal ini dapat dilihat pada Pasal 1315 dan Pasal 1340 BW.

Pasal 1315 menegaskan “pada umumnya seseorang tidak dapat mengadakan perjanjian hanya untuk kepentingan dirinya sendiri.”

Pasal 1340 menegaskan “perjanjian hanya berlaku antara para pihak yang membuatnya.”

Jika dibandingkan kedua pasal tersebut, maka dalam Pasal 1317 BW mengatur tentang perjanjian untuk pihak ketiga, sedangkan dalam Pasal 1318 BW untuk kepentingan dirinya sendiri, ahli warisnya, atau orang-orang yang memperoleh hak dari padanya.

Di samping kelima asas di atas, di dalam lokakarya Hukum perikatan yang diselenggarakan oleh Badan Pembina hukum nasional, Departemen Kehakiman (17 s/d 19 Desember 1985) asas dalam hukum perjanjian terbagi atas; asas kepercayaan, asas persamaan hukum, asas keseimbangan, asas kepastian hukum, asas moral, asas kepatutan, asas kebiasaan, dan asas perlindungan.

UPAH DALAM STRUKTUR DAN SKALA UPAH

Struktur upah adalah susunan tingkat upah (dari yang terendah sampai yang tertinggi atau sebaliknya dari yang tertinggi sampai yang terendah). Sedangkan, skala upah adalah kisaran nilai nominal upah menurut kelompok jabatan (pasal 1 Permenakertrans No. 1 tahun 2017  tentang Struktur dan Skala Upah.

Dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UUK) disebutkan bahwa pengusaha menyusunan struktur dan skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan dan kompetensi kerja (pasal 92 ayat [1] UUK). Demikian juga dalam Kepmen 49 disebutkan bahwa pengusaha menyusun struktur dan skala upah dalam rangka penetapan upah – masing-masing – pekerja di perusahaan (pasal 2).

kepetingan upah

satuan upah

download Permenaker nomor 1 tahun 2017 tentang struktur dan skala upah

PHK Karena Efesiensi

PHK Karena Efisiensi.

Menyadur pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 19/PUU-IX/2011, bahwa poin pentingnya :

  1. PHK PHK merupakan pilihan terakhir sebagai upaya untuk melakukan efisiensi perusahaan setelah sebelumnya dilakukan upaya – upaya yang lain dalam rangka efisiensi tersebut. Berdasarkan hal tersebut, menurut Mahkamah, perusahaan tidak dapat melakukan PHK sebelum menempuh upaya-upaya sebagai berikut:

(a) mengurangi upah dan fasilitas pekerja tingkat atas, misalnya tingkat manajer dan direktur;

(b) mengurangi shift;

(c) membatasi/menghapuskan kerja lembur;

(d) mengurangi jam kerja;

(e) mengurangi hari kerja;

(f) meliburkan atau merumahkan pekerja/buruh secara bergilir untuk sementara waktu;

(g) tidak atau memperpanjang kontrak bagi pekerja yang sudah habis masa kontraknya;

(h) memberikan pensiun bagi yang sudah memenuhi syarat.

2.  Mahkamah perlu menghilangkan ketidakpastian hukum yang terkandung dalam norma Pasal 164 ayat (3) UU 13/2003 guna menegakkan keadilan dengan menentukan bahwa frasa “perusahaan tutup” dalam Pasal 164 ayat (3) UU 13/2003 tetap constitutional sepanjang dimaknai “perusahaan tutup permanen atau perusahaan tutup tidak untuk sementara waktu”. Dengan kata lain frasa “perusahaan tutup” tersebut adalah bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai “perusahaan tutup permanen atau perusahaan tutup tidak untuk sementara waktu”;

Note :

Rujukan Sumber : Putusan Mahkamah Agung Nomor 19/PUU-IX/2011,

terima kasih.

Lima Alasan Jangan Musuhi Kopi

VIVAnews – Bagi pencinta kopi, minuman ini adalah pendongkrak energi. Tak mengherankan jika mereka bisa minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

Jika Anda mengetahui cara minum kopi yang baik dan bisa mengendalikan asupan kopi setiap harinya, minuman ini memang bisa memberikan dampak positif bagi tubuh. Antara lain:

1. Melindungi jantung.

Peminum kopi yang mengonsumsi 1-2 cangkir kopi hitam per hari memiliki risiko terkena stroke lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Hal ini disebabkan oleh adanya antioksidan yang terkandung dalam kopi.

Kopi memiliki antioksidan lebih banyak dibandingkan blueberry. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu menahan efek buruk dari peradangan pada arteri. Sesaat setelah meminumnya, kopi meningkatkan tekanan pada darah dan denyut jantung. Namun setelah beberapa lama, kopi justru menurunkan tekanan darah, karena antioksidan pada kopi mengaktifkan asam nitrat pada tubuh sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah.

2. Mencegah diebetes

Antioksidan kopi, khususnya asam klorogenat dan guinides, memainkan peranan untuk meningkatkan sel tubuh terhadap insulin yang membantu mengatur gula darah. Faktanya, orang yang minum kopi setiap harinya memiliki risiko lebih rendah terkena 2 tipe diabetes, menurut beberapa penelitian.

3. Menjaga kesehatan hati

Kopi juga bisa meminimalkan risiko munculnya sirosis dan penyakit hati lainnya. Satu analisa dari sembilan penelitian menemukan bahwa kopi bisa menurunkan risiko kanker hari sebanyak 43%. Hal ini karena peran antioksidan dan kafein di dalamnya.

4. Meningkatkan kekuatan otak

Minum kopi secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan Alzheimer, sama halnya seperti Parkinson. Antioksidan yang terkandung di dalam kopi menangkal kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal sehingga otak bekerja lebih baik.

5. Membantu menghilangkan sakit kepala

Penelitian membuktikan, 200 miligram kafein dapat membantu menghilangkan sakit kepala, termasuk migrain. Walaupun begitu belum ada penelitian yang membuktikan bagaimana cara kafein menghilangkan sakit kepala, namun para peneliti meyakini bahwa kafein meningkatkan aktivitas sel otak yang mengakibatkan pembuluh darah di sekitarnya menegang.

“Penegangan pembuluh darah ini membantu menghilangkan tekanan yang mengakibatkan rasa sakit,” ujar Robert Shapiro, M.D., Ph.D., profesor saraf dan Director the Headache Clinic dari Universitas Vermont Medical School, seperti dikutip oleh laman Yahoo! Shine.

Namun, di balik kenikmatannya, kopi menyimpan efek negatif bagi mereka yang tidak mengetahui cara minum kopi yang baik. Minum kopi berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk, antara lain, meningkatnya kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang akan membuat darah lebih pekat.

Selain itu, kopi akan sangat berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi, karena kafein dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba. Bagi wanita hamil, kopi dapat meningkatkan risiko kematian pada bayi. Kopi pun mengakibatkan tulang keropos. Bagi penderita maag, kopi adalah musuh besar yang harus dihindari karena kafein meningkatkan produksi asam lambung. Kopi pun membuat gelisah, insomnia, dan tremor (tangan bergetar).

Untuk dapat menghindari efek negatif pada kopi, pilih racikan kopi tanpa tambahan gula dan susu, serta mengurangi dosis kopi yang Anda minum setiap harinya. Selain itu, pilih juga jenis kopi yang tanpa kafein. Dan agar ‘racun’ dalam kopi bisa diminimalisasi, jangan lupa untuk selalu konsumsi 2 gelas air putih untuk setiap satu cangkir kopi yang Anda minum.

disadur dari : vivanews, selasa, 08 maret 2011.

S W O T

Apa itu SWOT?

SWOT merupakan suatu metode analisa mengenai kekuatan dan kelemahan (internal) baik untuk di pakai di organisasi, product, market ataupun diri sendiri, serta cara analisa mengenai peluang dan ancaman yang di hadapi organisasi, product, market ataupun diri sendiri yang dilakukan eksternal terhadap hal tersebut.

Contoh untuk analisa di organisasi atau perusahaan :

Strengths.

  • Sumberdaya dan kemampuan untuk mengembangkan produk agar lebih kompetitif.
  • Nama merk yang kuat (strong brand name)
  • Reputasi yang baik dimata pelanggan.
  • Terdaftar atau mempunyai afiliasi yang baik dengan lembaga yang ternama.

Weaknesses.

  • Tidak mempunyai keunggulan tertentu dibandingkan competitor
  • Product tidak dipatenkan
  • Nama merk yang lemah
  • Tidak punya reputasi yang baik.
  • Biaya produksi tinggi
  • Distribusi yang tidak dominan atau tidak punya akses distribusi kunci.

Opportunities.

Analisis lingkungan eksternal dapat mengungkapkan peluang baru tertentu untuk keuntungan dan pertumbuhan. Beberapa contoh peluang tersebut termasuk:

  • Kebutuhan pelanggan terpenuhi
  • Kedatangan teknologi baru
  • Aturan yang flexible
  • Penghapusan hambatan perdagangan internasional.

Threats.

Perubahan lingkungan eksternal juga dapat hadir ancaman bagi perusahaan. Beberapa contoh ancaman tersebut meliputi :

  • Pergeseran selera konsumen dari produk perusahaan
  • Munculnya produk pengganti
  • Peraturan baru untuk usaha tersebut
  • Peningkatan hambatan perdagangan / birokrasi ijin yang rumit.

SWOT akan berhasi bila:

  • Percayalah pada :
  1. Team SWOT anda.
  2. Kemampuan anda untuk menghadapai tantangan Kelemahan dan Ancaman.
  • Perbedaan / keragaman.
  • Waktu yang cukup.

*dari berbagai sember.

FISHBONE DIAGRAM / CAUSE EFFECT DIAGRAM

Diperkenalkan oleh Kaoru Ishikawa yang termasuk dalam Quality Circle dimana Fish Bone diagram juga sering disebut Ishikawa Diagram. Digunakan dengan metode 6M’s (Measurement, Machines, Manpower, Methods, Materials & EnvironMent).

Kapan Fishbone di perlukan ?

  1. Ketika untuk mempelajari masalah / issue untuk menentukan akar penyebab?
  2. Ketika ingin mempelajari semua kemungkinan dan alasan mengapa proses mulai mengalami kesulitan, masalah, atau kerusakan?
  3. Ketika perlu untuk mengidentifikasi daerah-daerah untuk pengumpulan data?
  4. Ketika ingin mempelajari mengapa proses tidak bekerja baik atau memproduksi hasil yang diinginkan?

Kelebihan Fishbone diagram:

Dapat menjabarkan setiap masalah yang terjadi dan setiap orang yang terlibat di dalamnya dapat menyumbangkan saran yang mungkin menjadi penyebab masalah tersebut.

Kekurangan Fishbone diagram:

Ini adalah opinion based on tool dan di design membatasi kemampuan tim / pengguna secara visual dalam  menjabarkan masalah yang mengunakan metode “level why” yang dalam, kecuali bila kertas yang digunakan benar – benar besar untuk menyesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Serta biasanya voting digunakan untuk memilih penyebab yang paling mungkin yang terdaftar pada diagram tersebut.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.

ANALISIS PARETO

Analisis pareto memiliki banyak aplikasi dalam bisnis dan pekerjaan, dimana satu persatu masalah di breakdown berdasarkan kategori masing – masing. item analisis pareto yaitu :

1. Apa (what).

Apa saja yang menjadi penyebab masalah tersebut?

2. Kapan (when).

Kapan masalah tersebut paling sering muncul?

3. Di mana (where).

Dimana masalah tersebut paling sering muncul?

4. Siapa (who).

Siapa orang atau kelompok yang mengalami paling banyak masalah?

5. Mengapa (why).

Mengapa masalah tersebut banyak terjadi?

6. Bagaimana (how).

Bagaimana masalah tersebut bisa terjadi?

Kelima hal tersebut seringa di singkat 5W +1H, tetapi ada satu unsur lagi yang perlu dimasukkan yakni :

7. Berapa biayanya (how much).

Masalah mana yang biayanya paling besar? / atau berapa besar biasa yang sudah ditimbulkan?

umumnya Diagram Pareto merupakan diagram batang tempat batang tersebut diurutkan mulai dari yang terbanyak sampai terkecil.  ada delapan tahap yang tercakup dalam pembuatan diagram tersebut, seperti :

1. Kumpulkanlah sebanyak mungkin data yang menunjukkan sifat dan frekuensi peristiwa tersebut.

2. tentukan kategori yang akan digunakan untuk menganilisa data tersebut.

3. alokasikan frekuensi peristiwa menjadi kategori yang berbeda.

4. hitunglah frekuensi tersebut ke dalam prosentase.

5. buatlah diagram batang.

6. kemudian urutkanlah diagram batang tersebut mulai dari yang terbanyak.

7. ceklah dampak pareto dalam diagram batang tersebut.

8. apabila dampak pareto jelas, ambil tindakan pada item / fakto yang paling umum.

apabila analisa yang didapat masih terlihat umum, ulangi lagi analisa terbut sampai mendapatkan hasil yang signifikan. selamat mencoba.

Terima kasih.

PERTOLONGAN PERTAMA PADA MATA

Mata merupakan jendela untuk melihat dunia, jadi harus dilindungi apalagi pada saat kerja. Sumber bahaya yang dapat membuat mata kita terluka disaat kerja antara lain cipratan bahan kimia atau logam cair, debu yang dihasilkan dari proses material / part, katalis powder, proyektil, gas, uap serta radiasi.

Untuk itu kita perlu mengenal terlebih dahulu pertolongan pertama pada kecelakaan mata. Yakni:

1. Bila kena bintik mata, tindakan yang perlu dilakukan :

  • Jangan Menggosok Mata.
  • Cuci mata dengan menggunakan air bersih, bilaslah sampai bersih.
  • Segeralah ke dokter mata bila mata masih terasa perih atau merah terus.

2. Mata terkena benda, tertusuk atau berdarah

  • Mata jangan di cuci dengan air.
  • Jangan mencoba untuk menghapus objek terjebak dalam mata.
  • Pelan – pelan stabilkan mata tanpa tekanan.
  • Segeralah pergi ke dokter terdekat / ke dokter mata.

3. Terkena zat kimia.

  • Segeralah cuci mata dengan air bersih atau air minum yang ada di dekat anda. Buka mata selebar mungkin. Lanjutkan bilasan selama lima belas menit.
  • Jika memungkinkan agar tidak menjadi parah, segera pergi ke dokter.
  • Jika memakai lensa kontak, segera lepaskan dan bersihkan kontak lensa.
  • Segera temui dokter mata.

4. Mata terkena pukulun atau benturan benda tumpul.

  • Segera kompress dengan air dingin atau es tanpa tekanan.
  • Pergi ke dokter sebelum nyeri lanjutan, mengurangi visi, darah dalam mata atau perubahan warna yang bisa berarti kerusakan mata internal.

Di tulis di http://www.1safetyglasses.com.