Komponen – komponen gaji.

Sebelum bicara mengenai komponen payroll, ada baiknya di ulas sedikit mengenai upah. Berdasarkan perundang – undangan ketenagakerjaan No. 13  tahun 2003 BAB I (Ketentuan Umum) poin 30 yakni : Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan dari pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Bagaimana deskripsinya,  nanti dijelaskan lebih lanjut. Mengenai  komponen payroll / upah memang tidak diatur secara khusus dalam UU no 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Undang – undang  tersebut lebih mengatur mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perlindungan upah saja, yakni :

  1. Tidak boleh membayar upah lebih rendah dari Upah Minimum Propinsi (UMP) / Upah Minimum Kabupaten ( UMK) yang ditetapkan pemerintah,
  2. Dalam hal komponen upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka besarnya upah pokok sedikit-dikitnya 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari jumlah upah pokok dan tunjangan tetap, jadi upah tidak tetapnya hanya max 25% loh
  3. Pengusaha tetap membayar upah bila pekerja tidak masuk karena sakit, dll

Secara umum kita mengenal dua macam upah;

1. Upah tetap.

A. Upah pokok

Upah Pokok ditetapkan berdasarkan jenis pekerjaan yang dilakukan dan kompetensi pekerja. Upah pokok ini bersifat tetap, tidak boleh turun atau dipotong.

B. Tunjangan tetap.

Tunjangan tetap biasanya diberikan jika ada perbedaan status dan atau adanya tugas tambahan:

  • Tunjangan jabatan diberikan pada pekerja yang menempati jabatan struktural dalam perusahaan seperti menjadi koordinator / supervisor / kepala bagian dst.
  • Tunjangan komunikasi diberikan kepada karyawan yang menjalankan tugas tertentu yang dalam pelaksanaan kerja membutuhkan banyak komunikasi dengan klien / relasi perusahaan.
  • Tunjangan keluarga diberikan kepada pekerja yang telah memiliki tanggungan istri dan atau anak
  • Tunjangan kemahalan diberikan kepada pekerja yang ditugaskan ke daerah yang biaya hidupnya lebih mahal dari tempat semula.

Tunjangan tetap dapat berubah jika terjadi perubahan status seperti:

  • Tidak mendapat tunjangan jabatan jika ybs tidak lagi menjadi koordinator / supervisor.
  • Tidak diberi tunjangan komunikasi jika ybs dipindahtugaskan dan menangani tugas yang tidak perlu komunikasi dengan klien.
  • Tunjangan keluarga berkurang jika misalnya anak yang meninggal.
  • Tidak mendapat tunjangan kemahalan jika kemudian kembali bertugas ke daerah semula.

dan intinya tunjangan tetap itu tidak dipengaruhi oleh tingkat kehadiran karyawan dan diterima sama setiap bulannya.

2. Upah tidak tetap.

Tunjangan ini bersifat variabel, biasanya diberikan berdasarkan jumlah kehadiran. Jika tidak masuk kerja tidak diberikan, seperti Tunjangan Makan, Tunjangan Transport, Insentif kehadiran dll. Jadi Untuk upah tidak tetap yakni upah yang diterima setiap bulannya tidak selalu sama, karena dipengaruhi oleh tingkat kehadiran.

untuk penetapan komponen – komponen payroll / daftar gaji umumnya di tetapkan berdasarkan company policy masing – masing perusahaan, tetapi secara umum biasanya setiap perusahaan setidaknya mencantumkan komponen – komponen sebagai berikut :

  1. Gaji pokok / basic salary.
  2. Tunjangan tetap / fixed allowance.
  3. Tunjangan transport / Transport allowance.
  4. Potongan transport / transport deduction.
  5. Potongan Absensi / Absence deduction.
  6. Uang makan / Meal allowance.
  7. Uang lembur / Overtime.
  8. Tunjangan lain – lain / Others allowance.
  9. Potongan lain – lain / Others deduction.
  10. Tunjangan pengobatan / Medical allowance.
  11. Tunjangan Asuransi / Insurance Insentive.
  12. Tunjangan Premi Jamsostek / Jamsostek premi allowance.
  13. Potongan premi Jamsostek / Charge of Jamsostek premi.
  14. Bonus / Bonus.
  15. Tunjangan Hari Raya.
  16. Tunjangan Pajak / Tax allowance.
  17. Potongan pajak / tax cuts.

Itulah sekilas mengenai komponen gaji yang umum berlaku di perusahaan. Terima kasih.

About these ads

Tentang amir.hamzah

seorang suami yang mencintai anak dan istrinya.
Tulisan ini dipublikasikan di HRD dan tag , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Komponen – komponen gaji.

  1. ayakukabita berkata:

    Pak benar gak kalau dasar untuk perhitungan lembur itu dari (gaji pokok + Tunjangan tetap). jadi bukan cuma gaji pokok.

    thanks
    http://www.jamuga.com

  2. mas alah berkata:

    Apabilah uang makan masuk kategori tunjangan tetap dan masuk komponen upah maka bisakah seenaknya saja perusahaan mengeluarkan uang makan menjadi tunjangan tidak tetap mohon penjelasan

    • amir.hamzah berkata:

      uang makan akan menjadi tunjangan tetap bila diberikan sama setiap bulan dan tidak terpengaruh oleh kehadiran, nah apabila uang makan diberikan terpengaruh oleh kehadiran maka tetap di sebut tunjangan tidak tetap,

      untuk menetapkan uang makan itu sebagai tunjangan tetap atau tidak tetap ya tentunya boleh dan sah saja perusahaan memutuskan, karena hal ini masuk dalam domain pengusaha / perusahaan selagi tidak diatur dalam perjanjian kerja / peraturan perusahaan mengenai hal ini.

      • mas alah berkata:

        TApi pak kami sudah berjalan kurang lebih 10 thn terakhir uang makan fasilitas kebutuhan penunjang tunjangan lokasi itu tidak terpengaruh dari tingkat kehadiran dan di perjanjian kerja bersama di sepakati komponen upah terdiri dari,upah pokok fkp(fasilitas kebutuhan penunjang) uang makan dan tunjangan lokasi dan komponen tersebut menjadi dasar perhitungan pasangon bila ada yg pensiun atau di PHK,nah apakah hal tersebut bisa segampang itu perusahan merubah?…..

  3. amir.hamzah berkata:

    apabila sudah berjalan menjadi tunjangan tetap ( tidak terpengaruh oleh kehadiran ), maka selama ada bukti akan hal tersebut, itu menjadi Tunjangan tetap, dan tidak boleh di turunkan manfaatnya ( dikurangi ) oleh pengusaha secara sepihak, dasarnya ada pp ttg perlindungan upah, PP_NO_8_1981 TTG PERLINDUNGAN UPAH

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s